Rabu, 28 Oktober 2015

Keutamaan Membaca Al-Qur'an



Assalamualaikum sobat! Kembali lagi dengan Jannah. Kali ini Jannah ingin berbagi ilmu nih tentang “Keutamaan Membaca Al-Qur’an”. Seberapa sering kalian membaca Al-Qur’an sob?. Jangan lupa yaa dibacaa!! Terimakasih sebelumnya, semoga ini bermanfaat bagi kalian semuaa..

Keutamaan Membaca Al-Qur’an

Al-Qur’an adalah kalamullah (firman Allah SWT). Keutamaannya atas segala perkataan seperti keutamaa Allah SWT atas seluruh makhluk-Nya. Membacanya adalah amalan yang paling utama dilakukan oleh lisan.
A.    Keutamaan Mempelajari, Mengajarka dan Membaca Al-Qur’an       :
1.      Pahala Mengajarkannya
Sabda Nabi “sebaik-baiknya kalian adalah siapa yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya.” (H.R. Al-Bukhari).
2.      Pahala Membacanya
Sabda Nabi “Siapa saja membaca satu huruf dari kitab Allah (Al-Qur’an), maka baginya satu kebaikan, dan satu kebaikan itu dibalas dengan sepuluh kali lipatnya.” (H.R. At-Tirmidzi).
3.      Keutamaan Mempelajari Al-Qur’an, Menghafalnya dan Pandai Membacanya
Sabda Nabi “Perumpamaan orang yang membaca Al-Qur’an sedang ia hafal dengannya bersama para malaikat yang suci dan mulia, sedang perumpamaan orang yang membaca Al-Qur’an sedang ia senantiasa melakukannya meskipun hal itu sulit baginya maka baginya dua pahala.” (H.R. Muttafaq ‘alaih). Dan sabda lain Nabi “Dikatakan kepada alhi Al-Qur’an, ‘Bacalah, naiklah dan bacalah dengan tartil sebagaimana kamu membaca di dunia, karena kedudukanmu terletak pada akhir ayat yang kamu baca.” (H.R. At-Tirmidzi).
Al-Khaththabi mengatakan : “Disebutkan dalam atsar bahwa jumlah ayat Al-Qur’an adalah sesuai dengan jumlah tingkatan dalam surga. Dikatakan kepada pembacanya (Al-Qur’an), ‘Naiklah dalam tingkatan sesuai dengan ayat Al-Qur’an yang sebelumnya kamu baca (di dunia).’ Karena itu siapa yang membaca dengan sempurna seluruhnya Al-Qur’an, maka ia menempati tingkatan di surga yang paling atas di akhirat. Sedang siapa yang membacanya sesuatu juz darinya, maka kenaikannya dalam tingkatan surga sesuai dengann bacaannya itu.  Dengan demikian, akhir pahalanya adalah pada akhir bacaannya.”
4.      Pahala Bagi Orang yang Anaknya Mempelajari Al-Qur’an
“Siapa saja membaca Al-Qur’an, mempelajari dan mengamalkannnya, maka dipakaikan kepada kedua orangtuaya pada hari kiamat mahkota dari cahaya yang sinarnya bagaikan matahari, dan dikenakan kepada kedua orangtuanya dan perhiasan yang nilainya tidak tertandingi oleh dunia. Kedua orangtuanya pun bertanya-tanya:”Bagaimana dipakaikan kepada kami semuanya itu?”, Dijawab: “Karena anakmu telah membawa Al-Qur’an.” (H.R. Al-Hakim).
5.      Al-Qur’an Memberi Syafaat Kepada Pembacanya di Akhirat
Sabda Nabi “Bacalah Al-Qur’an, karena ia akan datang pada hari Kiamat sebagai pemberi syafa’at kepada para pembacanya.” (H.R. Muslim). Sabda lain Nabi bersabda “Puasa dan Al-Qur’an keduanya akan memberikan syafa’at kepada seorang hamba pada hari kiamat...”  (H.R. Ahmad dan Al-Hakim).
6.      Pahala Bagi Orang yang Berkumpul Untuk Membaca dan Mengakajikannya
Sabda Nabi “Tidak berkumpul suatu kaum di salah satu rumah Allah Ta’ala, sedang mereka membaca kitab-Nya dan mengkajikanya, melainkan mereka akan dilimpahi ketenagan, dicurahi rahmat, diliputi para malaikat, dan disanjung oleh Allah SWT di hadapan para makhluk yang di sisi-Nya.” (H.R. Abu Dawud).
B.     Adab Membaca Al-Qur’an
Ada beberapa adab yang disebutkan oleh Ibnu Katsir, diantaranya
1.      Tidak menyentuh Al-Qur’an atau membacanya kecuali dalam keadaan suci,
2.      Bersiwak sebelum membacanya
3.      Megenakan pakaiannya yang terbaik,
4.      Menghadap kiblat,
5.      Berhenti membacanya jika menguap,
6.      Tidak memotong bacaan dengan suatu perkataan kecuali memag ada keperluan,
7.      Pikirannya terkonsentrasi,
8.      Ketika melalui ayat yang berisi janji berhenti untuk memohon kepada Allah SWT,
9.      Ketika melalui ayat yang berisi ancama memohon perilindungan kepada-Nya,
10.  Tidak meletakkan Al-Qur’an bercerai berat,
11.  Tidak neletakkab sesuatu di atasnya,
12.  Tidak saling megeraskan bacaan terhadap orang lain,
13.  Tidak membaca di dalam pasar dan tempat-tempat hiburan.
C.     Bagaimana Membaca Al-Qur’an
Anas R.A ketika ditanya tentang bacaan Nabi SAW, ia menjawab “Beliau senantiasa membaca dengan perlahan (sesuai dengan panjang pendeknya). Jika beliau membacanya Bismillahirrahmanirrahim, beliau baca dengan perlahan Bismillah, beliau baca dengan perlahan Ar-Rahman dan beliau baca dengan perlahan Ar-Rahim.(H.R. Al-Bukhari).
Pelipat-gandaan Pahala Bacaan
            Setiap orang yang membaca Al-Qur’an dengan ikhlas karena Allah SWT maka ia mendapatkan pahala. Namun pahala ini dilipatgandakan jika disertai dengan kehadiran hati, penghayatan dan pemahaman terhadap ayat yang dibaca. Maka satu huruf bisa dilipatgandakan pahalanya menjadi sepuluh kebaikan, bahkan tujuh ratus kali lipat.
Jumlah Ayat yang Dibaca Dalam Sehari Semalam
            Para sahabat Nabi SAW biasanya membuat untuk diri mereka sendiri sejumlah ayat Al-Qur’an untuk dibaca setiap hari. Tidak seorang pun dari mereka yang senantiasa mengkhatamkan Al-Qur’an dalam waktu kurang dari tujuh hari. Bahkan ada larangan berkenaan dengan megkhatamkan Al-Qur’an dalam waktu kurang dari tiga hari.
Maka berupayalah dengan sungguh-sungguh wahai saudaraku yang budiman, untuk memanfaatkan waktu Anda dengan membacanya. Buatlah utuk diri ada kadar bacaan harian, dan janganlah anda meninggalkannya dalam keadaan bagaimanapun. Sedikit tapi terus menerus lebih baik daripada banyak namun terputus. Karena itu jika anda lalai atau ketiduran maka laksanakan gantinya pada esok hari.
Nabi SAW bersabda “Siapa saja tidur melupakan hizbya atau sesuatu dari dirinya, lalu membacanya pada waktu antara Sholat Subuh dan Sholat Dzuhur, maka dicatat baginya pahala seakan-akan ia telah membacaya di malam hari.” (H.R. Muslim).
JANGANLAH ANDA TERMASUK ORANG YANG MENJAUHI AL-QUR’AN, ATAU MELUPAKANNYA DENGAN CARA APAPUN, SEPERTI MENJAUHI PEMBACAANNYA, PEMAHAMAN DAN MAKNANYA, PENGAMALANNYA, ATAU BEROBAT DENGANNYA
Sumber
Buku TAFSIR AL-‘USYR AL-AKHIR DARI AL QUR’AN AL KARIM  juz (28,29,30)

see you next time sobat! Wassalamualaikum Wr. Wb.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar