Assalamualaikum
sobat! Kembali lagi dengan Jannah. Kali ini Jannah ingin berbagi ilmu nih
tentang “Keutamaan Membaca Al-Qur’an”. Seberapa sering kalian membaca Al-Qur’an
sob?. Jangan lupa yaa dibacaa!! Terimakasih sebelumnya, semoga ini bermanfaat
bagi kalian semuaa..
Keutamaan
Membaca Al-Qur’an
Al-Qur’an adalah kalamullah (firman Allah SWT). Keutamaannya atas
segala perkataan seperti keutamaa Allah SWT atas seluruh makhluk-Nya.
Membacanya adalah amalan yang paling utama dilakukan oleh lisan.
A.
Keutamaan
Mempelajari, Mengajarka dan Membaca Al-Qur’an :
1.
Pahala
Mengajarkannya
Sabda Nabi “sebaik-baiknya
kalian adalah siapa yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya.” (H.R.
Al-Bukhari).
2.
Pahala
Membacanya
Sabda Nabi “Siapa
saja membaca satu huruf dari kitab Allah (Al-Qur’an), maka baginya satu
kebaikan, dan satu kebaikan itu dibalas dengan sepuluh kali lipatnya.” (H.R.
At-Tirmidzi).
3.
Keutamaan
Mempelajari Al-Qur’an, Menghafalnya dan Pandai Membacanya
Sabda Nabi “Perumpamaan
orang yang membaca Al-Qur’an sedang ia hafal dengannya bersama para malaikat
yang suci dan mulia, sedang perumpamaan orang yang membaca Al-Qur’an sedang ia
senantiasa melakukannya meskipun hal itu sulit baginya maka baginya dua
pahala.” (H.R. Muttafaq ‘alaih). Dan sabda lain Nabi “Dikatakan kepada
alhi Al-Qur’an, ‘Bacalah, naiklah dan bacalah dengan tartil sebagaimana kamu
membaca di dunia, karena kedudukanmu terletak pada akhir ayat yang kamu baca.” (H.R.
At-Tirmidzi).
Al-Khaththabi
mengatakan : “Disebutkan dalam atsar bahwa jumlah ayat Al-Qur’an adalah
sesuai dengan jumlah tingkatan dalam surga. Dikatakan kepada pembacanya
(Al-Qur’an), ‘Naiklah dalam tingkatan sesuai dengan ayat Al-Qur’an yang
sebelumnya kamu baca (di dunia).’ Karena itu siapa yang membaca dengan sempurna
seluruhnya Al-Qur’an, maka ia menempati tingkatan di surga yang paling atas di
akhirat. Sedang siapa yang membacanya sesuatu juz darinya, maka kenaikannya
dalam tingkatan surga sesuai dengann bacaannya itu. Dengan demikian, akhir pahalanya adalah pada
akhir bacaannya.”
4.
Pahala
Bagi Orang yang Anaknya Mempelajari Al-Qur’an
“Siapa saja
membaca Al-Qur’an, mempelajari dan mengamalkannnya, maka dipakaikan kepada
kedua orangtuaya pada hari kiamat mahkota dari cahaya yang sinarnya bagaikan
matahari, dan dikenakan kepada kedua orangtuanya dan perhiasan yang nilainya
tidak tertandingi oleh dunia. Kedua orangtuanya pun bertanya-tanya:”Bagaimana
dipakaikan kepada kami semuanya itu?”, Dijawab: “Karena anakmu telah membawa Al-Qur’an.”
(H.R. Al-Hakim).
5.
Al-Qur’an
Memberi Syafaat Kepada Pembacanya di Akhirat
Sabda Nabi “Bacalah
Al-Qur’an, karena ia akan datang pada hari Kiamat sebagai pemberi syafa’at
kepada para pembacanya.” (H.R. Muslim). Sabda lain Nabi bersabda “Puasa
dan Al-Qur’an keduanya akan memberikan syafa’at kepada seorang hamba pada hari
kiamat...” (H.R. Ahmad dan
Al-Hakim).
6.
Pahala
Bagi Orang yang Berkumpul Untuk Membaca dan Mengakajikannya
Sabda Nabi “Tidak
berkumpul suatu kaum di salah satu rumah Allah Ta’ala, sedang mereka membaca kitab-Nya
dan mengkajikanya, melainkan mereka akan dilimpahi ketenagan, dicurahi rahmat,
diliputi para malaikat, dan disanjung oleh Allah SWT di hadapan para makhluk
yang di sisi-Nya.” (H.R. Abu Dawud).
B.
Adab
Membaca Al-Qur’an
Ada beberapa adab yang disebutkan oleh Ibnu Katsir, diantaranya
1.
Tidak
menyentuh Al-Qur’an atau membacanya kecuali dalam keadaan suci,
2.
Bersiwak
sebelum membacanya
3.
Megenakan
pakaiannya yang terbaik,
4.
Menghadap
kiblat,
5.
Berhenti
membacanya jika menguap,
6.
Tidak
memotong bacaan dengan suatu perkataan kecuali memag ada keperluan,
7.
Pikirannya
terkonsentrasi,
8.
Ketika
melalui ayat yang berisi janji berhenti untuk memohon kepada Allah SWT,
9.
Ketika
melalui ayat yang berisi ancama memohon perilindungan kepada-Nya,
10. Tidak meletakkan Al-Qur’an bercerai berat,
11. Tidak neletakkab sesuatu di atasnya,
12. Tidak saling megeraskan bacaan terhadap orang lain,
13. Tidak membaca di dalam pasar dan tempat-tempat hiburan.
C.
Bagaimana
Membaca Al-Qur’an
Anas R.A ketika ditanya tentang bacaan Nabi SAW, ia menjawab “Beliau
senantiasa membaca dengan perlahan (sesuai dengan panjang pendeknya). Jika
beliau membacanya Bismillahirrahmanirrahim, beliau baca dengan perlahan Bismillah,
beliau baca dengan perlahan Ar-Rahman dan beliau baca dengan
perlahan Ar-Rahim.” (H.R. Al-Bukhari).
Pelipat-gandaan
Pahala Bacaan
Setiap orang yang membaca Al-Qur’an
dengan ikhlas karena Allah SWT maka ia mendapatkan pahala. Namun pahala ini
dilipatgandakan jika disertai dengan kehadiran hati, penghayatan dan pemahaman
terhadap ayat yang dibaca. Maka satu huruf bisa dilipatgandakan pahalanya
menjadi sepuluh kebaikan, bahkan tujuh ratus kali lipat.
Jumlah
Ayat yang Dibaca Dalam Sehari Semalam
Para sahabat Nabi SAW biasanya
membuat untuk diri mereka sendiri sejumlah ayat Al-Qur’an untuk dibaca setiap
hari. Tidak seorang pun dari mereka yang senantiasa mengkhatamkan Al-Qur’an dalam
waktu kurang dari tujuh hari. Bahkan ada larangan berkenaan dengan megkhatamkan
Al-Qur’an dalam waktu kurang dari tiga hari.
Maka berupayalah dengan sungguh-sungguh wahai saudaraku yang
budiman, untuk memanfaatkan waktu Anda dengan membacanya. Buatlah utuk diri ada
kadar bacaan harian, dan janganlah anda meninggalkannya dalam keadaan
bagaimanapun. Sedikit tapi terus menerus lebih baik daripada banyak namun
terputus. Karena itu jika anda lalai atau ketiduran maka laksanakan
gantinya pada esok hari.
Nabi
SAW bersabda “Siapa saja tidur melupakan hizbya atau sesuatu dari dirinya,
lalu membacanya pada waktu antara Sholat Subuh dan Sholat Dzuhur, maka dicatat
baginya pahala seakan-akan ia telah membacaya di malam hari.” (H.R.
Muslim).
JANGANLAH ANDA TERMASUK ORANG YANG MENJAUHI AL-QUR’AN, ATAU
MELUPAKANNYA DENGAN CARA APAPUN, SEPERTI MENJAUHI PEMBACAANNYA, PEMAHAMAN DAN
MAKNANYA, PENGAMALANNYA, ATAU BEROBAT DENGANNYA
Sumber
Buku
TAFSIR AL-‘USYR AL-AKHIR DARI AL QUR’AN AL KARIM juz (28,29,30)
see
you next time sobat! Wassalamualaikum Wr. Wb.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar